Pertamina Dorong Hilirisasi Gas dan CO₂ Melalui Transformasi Bisnis Badak LNG di Bontang

Langkah berani hilirisasi energi nasional disiapkan dengan reaktivasi Train F dan manajemen risiko ketat

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Komisaris Pertamina menginspeksi langsung Train F sebagai bagian dari proyek reaktivasi 2025. (Dok. PT Pertamina )

Dewan Komisaris Pertamina menginspeksi langsung Train F sebagai bagian dari proyek reaktivasi 2025. (Dok. PT Pertamina )

RABU, 23 Juli 2025 menjadi momen strategis ketika rombongan Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) menginjakkan kaki langsung di area kilang Badak LNG, Bontang.

Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari agenda kerja intensif guna memperdalam pemahaman terhadap operasional, risiko, serta potensi investasi di Badak LNG.

Dipimpin langsung oleh Wakil Komisaris Utama Pertamina Todotua Pasaribu, kunjungan ini menyentuh isu-isu krusial seperti reliability kilang, integritas aset, dan hilirisasi energi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut mendampingi adalah Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Manajemen Risiko, dan Dannif Danusaputro, Direktur Investasi dan Pengembangan Bisnis Pertamina Hulu Energi.

Jajaran Dewan Komisaris disambut oleh Presiden Komisaris Badak LNG Daniel S. Purba dan President Director & CEO Badak LNG Achmad Khoiruddin, yang menegaskan pentingnya sinergi dan keberlanjutan bisnis energi nasional.

“Ini bukan hanya kunjungan simbolis, tapi forum strategis untuk memahami arah transformasi industri gas nasional,” ujar Todotua Pasaribu di sela kunjungan MWT (Management Walk Through) ke area Train F.

Train F Siap Direaktivasi: Menjawab Kebutuhan Gas Nasional Menuju 2028

Salah satu sorotan utama adalah Train F, unit kilang LNG yang sempat nonaktif dan kini tengah disiapkan untuk reaktivasi seiring antisipasi lonjakan suplai gas di tahun 2028.

Proyek reaktivasi ini merupakan langkah proaktif dalam menyambut pasokan tambahan dari sejumlah blok migas besar yang tengah dikembangkan Pertamina.

“Reaktivasi ini bukan sekadar proyek teknis, tapi langkah strategis untuk mengamankan rantai suplai energi nasional jangka panjang,” jelas Achmad Khoiruddin, CEO Badak LNG.

Train F akan diproyeksikan kembali aktif dalam waktu dekat, menandai babak baru bagi Badak LNG dalam menjawab dinamika kebutuhan energi domestik dan ekspor.

Reaktivasi ini juga diyakini akan mendorong efisiensi operasional dan memaksimalkan utilisasi infrastruktur yang sebelumnya idle.

Feri Sulistyo Nugroho, Plt. Director & COO Badak LNG, menambahkan bahwa seluruh proses reaktivasi tetap mengedepankan aspek safety dan sertifikasi internasional.

Hilirisasi Gas dan CO₂: Jalan Baru Menuju Nilai Tambah Energi Nasional

Dalam diskusi strategis di sela kunjungan, hilirisasi gas alam dan CO₂ menjadi topik prioritas dalam kerangka transformasi energi jangka panjang Pertamina.

Todotua Pasaribu menekankan bahwa hilirisasi tidak lagi sekadar opsi, melainkan keharusan untuk menciptakan nilai tambah dan memperbesar pendapatan negara.

“Kami ingin melihat Badak LNG tak hanya ekspor LNG mentah, tapi juga mengembangkan produk turunan seperti metanol, pupuk, atau bahkan bahan baku petrokimia,” tegas Todotua.

Hilirisasi CO₂ juga masuk radar strategi, seiring tren global yang menempatkan dekarbonisasi sebagai mandat industri energi masa depan.

Dengan penguatan aspek ESG dan tekanan dari pasar global, kilang seperti Badak LNG perlu menjadi pionir dalam transisi energi berbasis inovasi teknologi dan efisiensi karbon.

Condro Kirono, Komisaris Independen Pertamina, mengungkapkan optimismenya: “Saya bangga melihat perkembangan Badak LNG. Ini aset strategis yang harus kita jaga dan optimalkan.”

Kilang LNG Terbesar Asia Tenggara dan Jejak Global Badak LNG

Didirikan tahun 1974, Badak LNG merupakan salah satu kilang LNG terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas historis mencapai 22 juta ton per tahun.

Perusahaan ini awalnya didirikan sebagai hasil kolaborasi antara Pertamina dan konsorsium internasional, termasuk Shell, Vico, dan Total.

Sejak awal berdirinya, Badak LNG telah mengirimkan ratusan kargo LNG ke berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan India.

Dalam beberapa dekade terakhir, perusahaan ini mulai memperkuat kapabilitas hilirisasi serta eksplorasi pasar domestik sebagai respons atas fluktuasi pasar ekspor LNG global.

Transformasi ini menjadi semakin relevan di tengah dinamika geopolitik dan transisi energi global yang makin menuntut efisiensi, keberlanjutan, dan inovasi berbasis data.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahnews.com dan Haloagro.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Sentranews.com dan Indonesiaraya.co.id.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellojateng.com dan Hariankarawang.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Kiat Jitu Emiten Raih Kepercayaan Investor Pasar Modal
PHE Unggul di IDTI Awards 2025, Digitalisasi Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional
Badak LNG Latihan Darurat Kebakaran Kilang Demi Keselamatan Nasional
Legalitas Baru Kelola Sumur Tua: Pertamina EP Gandeng BUMD dan KUD
PMUI Serukan Transparansi Penjamin Emisi Setelah IPO Hanya Laku Seperempat
Michael Soeryadjaya Investasi Rp287 Juta di Saratoga Lewat Insentif Saham
Saratoga Andalkan Insentif Saham, Michael Soeryadjaya Tambah
Prospek Saham PART Cerah, Strategi Pembagian Dividen Pacu Keyakinan Pasar

Berita Terkait

Senin, 18 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Kiat Jitu Emiten Raih Kepercayaan Investor Pasar Modal

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:31 WIB

PHE Unggul di IDTI Awards 2025, Digitalisasi Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional

Selasa, 29 Juli 2025 - 11:12 WIB

Pertamina Dorong Hilirisasi Gas dan CO₂ Melalui Transformasi Bisnis Badak LNG di Bontang

Sabtu, 12 Juli 2025 - 18:47 WIB

Badak LNG Latihan Darurat Kebakaran Kilang Demi Keselamatan Nasional

Sabtu, 12 Juli 2025 - 14:23 WIB

Legalitas Baru Kelola Sumur Tua: Pertamina EP Gandeng BUMD dan KUD

Berita Terbaru