Dengan Lontaran Abu Setinggi 357 Meter, Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi pada Hari Jumat Ini

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 15 Desember 2023 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Anak Krakatau Erupsi. (Dok. BNPB)

Gunung Anak Krakatau Erupsi. (Dok. BNPB)

BISNISIDN.COM – Gunung Anak Krakatau erupsi kembali dengan menyemburkan abu vulkanik sekitar 200 meter dari puncak gunung api aktif dan 357 meter di atas permukaan laut pukul 07.39 WIB, Jumat, 15 Desember 2023

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG), erupsi tersebut terjadi pada Jumat, 15 Desember 2023, pukul 07.39 WIB.

Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47 milimeter dan durasi lebih kurang 15 detik. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dengan condong ke arah utara laut.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan Andi Suardi, Jumat, mengatakan Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada status level III atau siaga.

PVMBG merekomendasikan masyarakat untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah aktif.

Baca artikel lainnya di sini : Gunung Anak Krakatau Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi Leih Kurang 1.000 Meter di Atas Puncak

Ia mengatakan pemukiman terdekat dari Gunung Anak Krakatau terdapat di Pulau Sebesi yang berjarak 16,5 kilometer.

Andi mengimbau masyarakat dan nelayan untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau pada radius 5 kilometer.

“Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III atau siaga, dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung, tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer,” katanya.

Lihat juga konten video, di sini: Latihan di Aspire Academy, Qatar, Prabowo Subianto Bakal Kirim Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-20

Baca juga: Gunung Anak Krakatau kembali erupsi siang ini, tinggi abu 757 meter

Baca juga: Gunung Anak Krakatau kembali erupsi setinggi 1.200 meter

Sejak kelahiran Gunung Anak Krakatau pada Juni 1927 hingga saat ini, erupsi berulang kali terjadi, sehingga Gunung Anak Krakatau tumbuh semakin besar dan tinggi.

Karakter letusan Gunung Anak Krakatau berupa erupsi eksplosif dan erupsi efusif dengan waktu istirahat letusannya berkisar antara satu sampai enam tahun.

Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan selat Sunda Kabupaten Lampung Selatan, pada hari ini erupsi sebanyak dua kali.***

Berita Terkait

Dukungan untuk Sertifikasi: Kadin dan BNSP Luncurkan Program Harmonisasi Kompetensi
Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi Leih Kurang 1.000 Meter di Atas Puncak, Gunung Anak Krakatau Erupsi
Kepolisian Masih Selidiki Soal Peretasan Akun WA dan Nomor Telepon Seluler Milik Butet Kartaredjasa
BPBD Tetap Siaga Antisipasi Bencana Susulan, Sebanyak 20.916 Jiwa Terdampak Banjir Ketapang
Sapu Langit Media Network Luncurkan Media Online 062.live – Portal Berita dengan Konten Khusus Video
Super Lengkap, Inilah 100-an Portal Berita yang Bermitra dengan Sapu Langit Communications
Sapu Langit Communications, Mitra Strategis untuk Hadapi Masalah Komunikasi Korporasi Anda
Jasa Siaran Pers Layani Penayangan Press Release dengan Konten Video Secara Serentak di Puluhan Media
Bisnisidn.com mendukung program sosialisasi brand (merek) produk/jasa melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Untuk kerja sama, hubungi: 085695769615

Berita Terkait

Minggu, 28 Januari 2024 - 23:11 WIB

Calon Presiden Prabowo Subianto Doakan Tim Nasional Indonesia agar Buat Kejutan Lawan Australia

Jumat, 26 Januari 2024 - 16:01 WIB

Harmonisasi Pendidikan Vokasional: MABES TNI Kunjungi BNSP

Sabtu, 20 Januari 2024 - 15:45 WIB

Soal Kabar Pengunduran Diri Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Berikut Tanggapan Wapres Ma’ruf Amin

Rabu, 17 Januari 2024 - 22:14 WIB

BNSP Turut Bersinergi Dalam Program Revitalisasi Nasional Pendidikan dan Pelatihan Vokasi

Senin, 15 Januari 2024 - 16:06 WIB

Tenggelam di Bengawan Madiun, Seorang Santri Pondok Pesantren Kedung Kenong Meninggal Dunia

Selasa, 9 Januari 2024 - 11:40 WIB

Terdampak Tanah Longsor di Subang, Warga Kampung Cipondok, Kecamatan Kasomalang Meninggal Dunia

Senin, 8 Januari 2024 - 15:32 WIB

Di Wamena, Papua Pegunungan, Polisi Razia Tempat Pembuatan Minuman Keras Lokal Jenis Cap Tikus

Sabtu, 6 Januari 2024 - 12:00 WIB

Tabrakan KA Turangga dengan Commuterline Bandung Raya, PT Jasa Raharja Berikan Santunan untuk Korban

Berita Terbaru