Teknologi Plinazolin Bantu Petani Atasi Hama Padi, Cabai, dan Bawang Merah

Produk perlindungan tanaman terbaru dari Syngenta terbukti efektif hadapi hama utama yang menyerang komoditas pangan strategis

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Petani semi serius memindai QR Code SETIA, jadi #jaga panen tanpa khawatir produk palsu. (Dok. Syngenta Indonesia)

Petani semi serius memindai QR Code SETIA, jadi #jaga panen tanpa khawatir produk palsu. (Dok. Syngenta Indonesia)

PROGRAM PIJAR hadirkan solusi inovatif dan edukasi pengendalian hama berbasis teknologi Plinazolin

Syngenta Indonesia meluncurkan inisiatif besar untuk membantu petani menghadapi tantangan resistensi hama yang kian kompleks.

Melalui rangkaian kegiatan PIJAR (Plinazolin Maju dan Bersinar), perusahaan menghadirkan solusi perlindungan tanaman berbasis teknologi mutakhir dan pendekatan edukatif.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini menjangkau lebih dari 1.600 petani dan 20 penyuluh pertanian di 20 kota melalui format hybrid, berlangsung pada 8 Mei, 12 Juni, dan 26 Juni 2025.

Fokus utama PIJAR adalah memperkenalkan dua produk unggulan berbasis teknologi Plinazolin: INCIPIO® dan SIMODIS®, yang telah terbukti efektif mengendalikan berbagai jenis hama utama.

“Rangkaian acara PIJAR ini menunjukkan komitmen Syngenta dalam memberdayakan petani Indonesia dengan solusi inovatif,” ujar Tey Hui Xiang (Tracy), Portfolio Manager Syngenta Indonesia, dalam keterangannya.

Petani Diberikan Edukasi Praktik Pengendalian Hama dan Manajemen Resistensi Berkelanjutan

PIJAR tidak hanya menawarkan solusi produk, tetapi juga mendorong pemahaman menyeluruh mengenai praktik aplikasi pestisida yang bertanggung jawab.

Edukasi ini penting untuk mencegah munculnya hama resistan yang dapat merugikan produktivitas dan mengancam keberlanjutan pertanian.

Dengan pemahaman manajemen resistensi yang tepat, petani dapat menjaga efektivitas pengendalian hama dalam jangka panjang serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia.

“Edukasi ini mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dan efisien,” tambah Tracy.

Petani yang menerapkan strategi ini akan mampu menekan biaya perlindungan tanaman dan meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil panen.

Teknologi Plinazolin Bantu Kendalikan Hama pada Padi, Bawang Merah, dan Cabai

Teknologi berbasis Plinazolin yang dikembangkan Syngenta memiliki efektivitas tinggi terhadap tiga hama utama tanaman pangan di Indonesia.

Teknologi ini dapat mengendalikan penggerek batang kuning pada tanaman padi, spodoptera exigua pada tanaman bawang merah, serta thrips pada tanaman cabai.

Inovasi ini menjadi angin segar bagi petani yang selama ini menghadapi tantangan kerugian akibat serangan hama yang sulit dikendalikan dengan produk lama.

Dengan memanfaatkan INCIPIO® dan SIMODIS®, petani memiliki perlindungan tanaman yang lebih tahan lama dan konsisten dalam berbagai kondisi.

Tracy menegaskan, “Teknologi Plinazolin telah terbukti membantu petani dalam mengendalikan hama pada komoditas penting seperti padi, bawang merah, dan cabai.”

Peluncuran Program Loyalitas SETIA Bantu Petani Hindari Produk Pestisida Palsu

Selain edukasi teknis, Syngenta juga meluncurkan program loyalitas SETIA sebagai bagian dari acara PIJAR, untuk menjawab kekhawatiran petani terhadap produk palsu.

Program SETIA menggunakan sistem verifikasi berbasis QR Code yang memudahkan petani dalam membedakan produk asli dan palsu hanya dengan satu kali pemindaian.

“SETIA adalah jawaban atas kekhawatiran petani tentang produk palsu,” jelas Tracy.

Melalui SETIA, petani juga dapat memperoleh poin loyalitas yang bisa ditukarkan dengan potongan harga langsung, sehingga menambah nilai lebih dalam setiap pembelian produk asli.

Langkah ini juga mendukung transparansi distribusi produk perlindungan tanaman di lapangan serta memberikan ketenangan bagi petani pengguna teknologi Plinazolin.

PIJAR Perkuat Kontribusi Syngenta Pada Swasembada Pangan dan Kesejahteraan Petani

Melalui inisiatif PIJAR dan program loyalitas SETIA, Syngenta Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Dengan semakin banyak petani yang memahami praktik pengendalian hama dan manajemen resistensi, produksi pangan dalam negeri diyakini akan meningkat signifikan.

Hal ini sejalan dengan target pemerintah dalam mencapai swasembada pangan yang menjadi bagian dari agenda Asta Cita.

“Ini adalah wujud komitmen kami terhadap pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan petani Indonesia,” tegas Tracy.

Ke depan, Syngenta Indonesia akan terus mengembangkan edukasi berkelanjutan, serta memperluas pemanfaatan program SETIA untuk menjangkau lebih banyak petani di seluruh Tanah Air.

Dengan begitu, program PIJAR tidak hanya menjadi gerakan edukasi, tetapi juga katalisator kemajuan pertanian nasional berbasis teknologi dan kemandirian petani.***

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
KONE Hadirkan Sistem Teknologi Kelompok Toko untuk Dorong E-Commerce Inklusif dan Buka Peluang Wirausaha Digital
Merek FMCG di Indonesia Menghadapi Persaingan yang Semakin Ketat karena Pemenang Pasar Berfokus Menarik Lebih Banyak Pembeli
RVE Trans Dorong Kendaraan Listrik Jadi Penggerak Ekonomi Hijau Nusa Penida, Klungkung, Bali
800 Paket Sedekah The Harvest Jadi Bukti Komitmen Korporasi Terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Kualitas
Kualitas Ekspor, Produk Kemasan Lokal Tangerang Ini Siap Bersaing di Pasar Global
Cara Mudah Investasi Crypto: Mulai Cek Harga Hingga Transaksi Bitcoin

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:40 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:07 WIB

KONE Hadirkan Sistem Teknologi Kelompok Toko untuk Dorong E-Commerce Inklusif dan Buka Peluang Wirausaha Digital

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:02 WIB

Merek FMCG di Indonesia Menghadapi Persaingan yang Semakin Ketat karena Pemenang Pasar Berfokus Menarik Lebih Banyak Pembeli

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:04 WIB

RVE Trans Dorong Kendaraan Listrik Jadi Penggerak Ekonomi Hijau Nusa Penida, Klungkung, Bali

Berita Terbaru