Dorong UMKM, Penciptaaan Lapangan Kerja dan Peluang Usaha Melalui Upaya Digitalisasi Ekonomi

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 2 Januari 2024 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Khusus Presiden RI Putri Tanjung. (Instagram.com/@putri_tanjung)

Staf Khusus Presiden RI Putri Tanjung. (Instagram.com/@putri_tanjung)

BISNISIDN.COM – Digitalisasi merupakan hal yang penting untuk dilakukan dalam upaya mendorong UMKM “naik kelas”.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sekaligus menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat, 97 persen lapangan kerja di Indonesia dikontribusi oleh UMKM.

Demikian disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

“Karenanya digitalisasi itu adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh para pelaku UMKM untuk dapat ‘naik kelas’,” kata Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga mengapresiasi penyelenggaraan “Pahlawan Digital UMKM 2023” yang diinisiasi Staf Khusus Presiden RI Putri Tanjung.

Baca artikel lainnya di sini :Pertamina Turunkan Harga Bahan Bakar Minyak di Awal Tahun 2024, Sesuaikan dengan Harga Minyak Dunia

Kegiatan itu bertujuan untuk menjaring inovator digital yang berkomitmen membantu para pelaku UMKM naik kelas dan lebih berdaya.

Dengan berbagai inovasi dan solusi digital serta menjadi bagian ekosistem pengembangan kewirausahaan nasional.

“Sebanyak 10 finalis ini harus kita fasilitasi untuk dapat scale up karena UMKM-lah yang akan membawa bangsa ini naik kelas menuju Indonesia Emas 2045,” kata Sandiaga.

Lihat juga konten video, di sini: Bupati Cianjur Herman Suherman Sampaikan Keprihatinan atas Terjadinya Gempa di Sumedang

Staf Khusus Presiden yang juga inisiator “Pahlawan Digital UMKM 2023”, Putri Tanjung, menjelaskan mekanisme pemilihan UMKM terbaik di ajang ini.

Putri mengatakan akan melihat beberapa hal mulai dari keberlanjutan usaha dan dampaknya terhadap lingkungan terutama terhadap bisnis UMKM.

“Kita menyeleksi inovator itu based on many things,” kata Putri Tanjung.

“Kita melihat founder-nya dulu, kemudian growth business-nya, kemudian sustainability-nya, cash flow dan profitabilitas”.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“Dan impact-nya berapa besar UMKM yang bisa dibantu dan ke depan multiplier effect-nya seperti apa,” ujar Putri Tanjung.

Di sektor ekonomi kreatif sendiri ada tiga subsektor dengan kontribusi terbesar yakni kuliner, kriya, dan fesyen.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Nilai dari kontribusi subsektor kuliner sendiri mencapai lebih dari 40 persen.

Menparekraf Sandiaga berharap kolaborasi antara pemerintah bersama swasta dan pihak-pihak lainnya.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Untuk terus mendukung pengembangan UMKM sebagai tulang punggung peningkatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja masyarakat.

“Bagaimana UMKM itu dapat sustainable (berkelanjutan) tentunya adalah dengan prinsip-prinsip ekonomi hijau dimana digitalisasi ada di dalamnya.”

“Pelaku UMKM harus dapat terus melakukan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan semangat gerak cepat, gerak bersama dan garap semua potensi termasuk online yang ada di depan kita,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Apalagi Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yakni jumlah penduduk Indonesia sebesar 70 persen akan ada dalam usia produktif (15-64 tahun) pada tahun 2045.

UMKM tentunya akan memiliki peranan besar dalam mengkapitalisasi bonus tersebut dalam penyerapan tenaga kerja.

“Dengan digitalisasi, ekonomi kita akan semakin efisien dan semakin bernilai tambah,” kata Sandiaga, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Minggu (31/12/2023).

“Dan target kita untuk bisa mengkapitalisasi bonus demografi dalam 5 hingga 10 tahun ke depan bisa diakselerasi oleh digitalisasi di sektor UMKM,” ujar Sandiaga.***

Berita Terkait

Bulog Diminta Serap Hasil Panen Petani, Badan Pangan Nasional Ungkap Produksi Jagung Tengah Melimpah
Profil Preskom AMMAN Group yang Masuk Jajaran Orang Terkaya RI Versi Media Forbes, Agus Projosasmito
Harga Bawang Merah Mengalami Kenaikan, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Ungkap Alasannya
Termasuk PLTA, Indonesia Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis dalam World Water Forum ke-10 di Bali
Biaya Publikasi Press Release dengan Diskon Spesial 50 Persen s/d 31 Juni 2024 di Media Harianinvestor.com
Tol Bocimi Longsor, PT Waskita Karya Tbk dan PT Waskita Toll Road Tinjau Lokasi untuk Penanganan
Pemerintah Sepakat untuk Segera Selesaikan Pembayaran Klaim Minyak Goreng Sesuai Verifikasi Sucofindo
Bisnisidn.com mendukung program sosialisasi brand (merek) produk/jasa melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Untuk kerja sama, hubungi: 085695769615

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:20 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 8 Persen dalam 2-3 Tahun ke Depan, Prabowo Subianto Optimistis Mampu

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:48 WIB

Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha, Badan Pangan Nasional Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program

Kamis, 9 Mei 2024 - 15:34 WIB

Ekonomi Indonesia Masuk Zona Bahaya, Bank Indonesia Jadi Mesin Baru Pencetak Utang Luar Negeri

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:02 WIB

BNSP Hadir dalam Pelatihan Asesor Kompetensi LSP Pembiayaan Indonesia di Jakarta

Selasa, 7 Mei 2024 - 17:35 WIB

BRI Himbau Masyarakat Tidak Mudah Terpancing Isu Uang Hilang di Sosial Media, Ini Fakta-Faktanya!

Selasa, 7 Mei 2024 - 14:38 WIB

Wakil Kanselir Jerman Puji Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Salah Satu Tertinggi di Kawasan Asia Tenggara

Senin, 6 Mei 2024 - 13:57 WIB

Perlu Mobilisasi Triliunan Dolar AS untuk Perangi Perubahan Iklim dan Dorong Pembangunan yang Berketahanan

Minggu, 5 Mei 2024 - 08:16 WIB

Ekonomi Hadapi Berbagai Tantangan, Termasuk Penurunan Cadangan Devisa dan Neraca Perdagangan

Berita Terbaru