CGTN: Hubungan “Emas” Tiongkok-Kirgizstan Membawa Manfaat bagi Kedua Negara dan Kawasan

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka kunjungan kenegaraan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Bishkek, Kirgizstan, sekaligus menghadiri konferensi tingkat tinggi Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), CGTN menerbitkan artikel yang mengulas perkembangan hubungan bilateral kedua negara, serta koordinasi keduanya dalam berbagai forum multilateral yang memberikan manfaat bagi kedua negara dan kawasan secara lebih luas.

BEIJING, 1 September 2026 /PRNewswire/ — Pembangunan jalur kereta api Tiongkok–Kirgizstan–Uzbekistan di Asia Tengah terus digenjot. Pengerjaan jalur kereta di wilayah Kirgizstan, mencakup hampir 60% dari total panjang jalur, kini berlangsung secara intensif sebagai bagian dari proyek unggulan Belt and Road Initiative.

Menyoroti dampak yang lebih luas dari proyek tersebut, Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Senin lalu mengatakan bahwa sejumlah proyek kerja sama penting antara Tiongkok dan Kirgizstan, termasuk jalur kereta api tersebut, terus mengalami kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Xi, proyek-proyek tersebut memberikan dukungan nyata bagi pembangunan kedua negara, membawa manfaat bagi masyarakat, serta turut mendorong perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuannya dengan Presiden Kirgizstan Sadyr Japarov, Xi mengatakan, Tiongkok siap bekerja sama dengan Kirgizstan untuk menyelaraskan strategi pembangunan kedua negara, memperluas pertukaran pengalaman di bidang tata kelola pemerintah, menghadirkan manfaat kerja sama yang lebih nyata dan mudah dirasakan masyarakat, serta mendorong kemajuan nyata dalam membangun komunitas Tiongkok-Kirgizstan yang memiliki masa depan bersama.

Hubungan Bilateral Memasuki Periode "Emas"

Saat tiba di Bishkek pada Minggu untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Kirgizstan, Xi mengatakan dalam pernyataan tertulis bahwa kerja sama bilateral kedua negara telah memasuki periode "emas" yang ditandai dengan perkembangan pesat.

Sejalan dengan penilaian Xi dalam pertemuan yang berlangsung sehari kemudian, Japarov menegaskan bahwa hubungan bilateral telah memasuki periode "emas" dan berada pada tingkat tertinggi sepanjang sejarah. Ia menyebut Tiongkok sebagai "sahabat terdekat dan mitra paling dapat diandalkan" bagi Kirgizstan.

Dalam sambutan di KTT SCO, Xi menilai, hubungan bilateral kedua negara telah mengalami kemajuan pesat di bawah kepemimpinan kedua negara. Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama juga terus berkembang di berbagai bidang.

Tiongkok telah lama menjadi mitra dagang terbesar sekaligus sumber investasi asing langsung terbesar bagi Kirgizstan. Perkembangan perdagangan kedua negara menunjukkan momentum ekonomi yang semakin kuat. Nilai perdagangan bilateral pada 2025 mencapai rekor US$27,2 miliar, meningkat 19,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Tren tersebut berlanjut pada 2026. Nilai perdagangan bilateral mencapai US$11,7 miliar sepanjang Januari hingga Juli, didorong pertumbuhan ekspor "tiga produk baru" Tiongkok, yakni kendaraan listrik, baterai lithium-ion, dan produk fotovoltaik, serta barang-barang mekanik dan listrik ke negara Asia Tengah tersebut. Data Kementerian Perdagangan Tiongkok menunjukkan, akumulasi investasi langsung Tiongkok di Kirgizstan juga telah menembus US$2 miliar hingga akhir Juli 2026.

Pada Senin lalu, kedua negara meresmikan lebih dari 20 perjanjian kerja sama di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi, pendidikan, pertukaran antarmasyarakat dan budaya, serta media. Kedua pihak juga bertukar dokumen bilateral yang mencakup kerja sama investasi, transportasi, kepabeanan, dan kemitraan kota kembar.

Selain itu, kedua kepala negara menandatangani deklarasi bersama mengenai pembangunan berkualitas tinggi kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Kirgizstan pada era baru, serta perjanjian bilateral mengenai hubungan bertetangga yang baik, persahabatan, dan kerja sama permanen.

Menurut Xi, penandatanganan perjanjian tersebut akan menjadi landasan hukum penting bagi kedua negara untuk mempertahankan persahabatan yang telah terjalin selama ini, serta terus saling memberikan dukungan. Japarov menilai perjanjian tersebut akan membuka prospek yang lebih luas bagi hubungan bilateral.

Menurut Japarov, kunjungan kenegaraan Presiden Xi yang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Kirgizstan ke-35 sehingga semakin menunjukkan eratnya persahabatan dan tingginya kepercayaan politik antara kedua negara. Kunjungan tersebut juga menjadi tonggak penting dalam sejarah hubungan bilateral.

Mempererat Koordinasi dalam Kerangka Multilateral

Sebagai negara pendiri SCO dan sesama anggota Global South, Tiongkok dan Kirgizstan memiliki pandangan yang sejalan dalam menjunjung prinsip keadilan dan kesetaraan internasional, serta mendorong pembangunan yang terbuka dan inklusif.

Di tengah situasi internasional dan regional yang kompleks dan penuh gejolak, Tiongkok dan Kirgizstan terus mempererat koordinasi melalui berbagai forum multilateral, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mekanisme Tiongkok-Asia Tengah, serta SCO.

Sebagai contoh, Tiongkok mendukung dan menyambut terpilihnya Kirgizstan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB pada Juni. Sementara itu, Kirgizstan telah bergabung dengan World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) yang digagas Tiongkok dan berkantor pusat di Shanghai, serta International Organization for Mediation yang berbasis di Hong Kong.

Pada Senin, Xi mengatakan Tiongkok mendukung Kirgizstan untuk memainkan peran yang lebih besar dalam urusan internasional dan regional. Tiongkok juga siap semakin memperkuat koordinasi dengan Kirgizstan dalam kerangka PBB.

Xi menambahkan, Tiongkok siap bekerja sama dengan Kirgizstan untuk menentang hegemoni dan politik kekuasaan, menjunjung multilateralisme yang sejati, menjaga prinsip keadilan dan kesetaraan internasional, serta mendorong terbentuknya sistem tata kelola global yang lebih adil dan setara.

Japarov mengatakan empat inisiatif global Tiongkok di bidang pembangunan, keamanan, peradaban, dan tata kelola membantu negara-negara bekerja sama menghadapi tantangan bersama serta membangun tatanan internasional yang lebih adil dan stabil.

Ia menambahkan, Kirgizstan siap memperkuat koordinasi dengan Tiongkok melalui berbagai platform multilateral, termasuk PBB, SCO, mekanisme Tiongkok-Asia Tengah, dan WAICO, serta bekerja sama menjaga perdamaian dan stabilitas dunia.

https://news.cgtn.com/news/2026-08-31/How-China-Kyrgyzstan-golden-ties-deliver-for-both-nations-and-beyond-1Q3Uaj6u7Yc/p.html

 

 

 

Berita Terkait

Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
The Nuclear Company Umumkan Prosperity One, sebuah Kompleks Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Berkapasitas 6,6 Gigawatt di Lewis County, Kentucky
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
Neolix dan Sunway Jalin Kemitraan Distribusi Kendaraan Pengiriman Barang dengan Sistem Otonom di Malaysia
The Ritz Carlton, Bali, Mempersembahkan Kemeriahan Selebrasi Natal dan Tahun Baru
SINEXCEL Kembali Tercantum dalam Daftar “Forbes Asia’s Best Under A Billion 2026” untuk Kedua Kalinya
“The Empowerers | Laos on the Move”

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:45 WIB

The Nuclear Company Umumkan Prosperity One, sebuah Kompleks Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Berkapasitas 6,6 Gigawatt di Lewis County, Kentucky

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:11 WIB

Neolix dan Sunway Jalin Kemitraan Distribusi Kendaraan Pengiriman Barang dengan Sistem Otonom di Malaysia

Berita Terbaru