Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan Resmi Terapkan Sistem Kepabeanan Khusus di Seluruh Pulau, Babak Baru dalam Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok di Pasar Global

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HAIKOU, Tiongkok, 21 Desember 2025 /PRNewswire/ — Artikel berita dari Hainan International Media Center:

Provinsi kepulauan Hainan, Tiongkok Selatan, resmi meluncurkan sistem kepabeanan khusus di seluruh pulau, Kamis lalu. Langkah ini ditempuh Hainan guna mengembangkan pelabuhan bebas Hainan (Hainan FTP) sebagai kawasan perdagangan bebas yang berpengaruh di pasar global pada pertengahan abad mendatang.

 
"Open to the World: The Hainan Free Trade Port"

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan yang mulai berlaku pada 18 Desember ini menerapkan sistem pengawasan kepabeanan khusus dengan prinsip "akses lebih bebas di garis pertama, akses terkelola di garis kedua, serta pergerakan barang secara bebas di dalam pulau." Dengan kerangka ini, arus barang antara Hainan dan negara atau kawasan luar negeri pada umumnya dibebaskan dari prosedur kepabeanan. Sementara, pergerakan barang dari Hainan menuju daratan utama Tiongkok akan diatur sebagai perdagangan domestik dengan pengawasan khusus.

Menurut otoritas setempat, sistem baru ini akan menyederhanakan proses kepabeanan, memangkas biaya regulasi, serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha internasional. Kebijakan awal mencakup pembebasan tarif untuk barang impor tertentu, penyederhanaan prosedur visa bagi tenaga kerja asing, serta liberalisasi perdagangan jasa.

Pemerintah Tiongkok melansir rencana Hainan FTP pada 2020 dengan target membangun pelabuhan perdagangan bebas dengan ciri khas Tiongkok pada 2025, serta menjadi kawasan yang matang dan berdaya saing internasional pada 2035.

Minat pelaku usaha internasional terus meningkat. Sejumlah perusahaan multinasional baru-baru ini memperluas operasinya di Haikou, Sanya, dan Kawasan Pengembangan Ekonomi Yangpu, didorong oleh kebijakan pajak yang menguntungkan serta prosedur administrasi yang lebih sederhana.

Sistem kepabeanan khusus ini diluncurkan Hainan setelah uji coba selama beberapa bulan di sejumlah zona terpilih. Hainan juga telah meningkatkan infrastruktur pelabuhan, platform kepabeanan digital, dan mekanisme pengendalian risiko. Menurut pejabat Hainan, meski kebijakan pintu terbuka telah diperluas, FTP tetap akan menerapkan pengawasan terhadap barang yang dilarang atau dibatasi oleh hukum nasional.

Hainan FTP mendukung strategi pembangunan "sirkulasi ganda" Tiongkok sekaligus memperkuat peran Tiongkok dalam kerja sama kawasan, termasuk dengan negara-negara ASEAN melalui Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP).

Para pengamat memperkirakan, rincian kebijakan lanjutan terkait kebijakan pintu terbuka di sektor keuangan, tata kelola data, dan kebijakan talenta akan diumumkan dalam satu tahun ke depan.

Catatan bagi Redaktur: 

  • Hainan memiliki luas sekitar 35.100 kilometer persegi dan mencatat PDB lebih dari RMB 793 miliar pada 2024.
  • "Garis pertama" merujuk pada batas antara Hainan FTP dan negara/kawasan lain; "garis kedua" merujuk pada koneksi antara Hainan dan daratan utama Tiongkok.
  • Sektor-sektor utama yang diprioritaskan di FTP meliputi pariwisata, jasa modern, teknologi mutakhir, serta pertanian tropis berteknologi tinggi dan berdaya guna tinggi.

Berita Terkait

Malou Oheix dari Prancis Raih Juara Satu pada Kompetisi Vokal Jazz Internasional Herbie Hancock Institute 2026 di Fondation Louis Vuitton
CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data AI
LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor Pertambangan
FORTHING Perkenalkan Seri TK di Eropa, Buka Babak Baru dalam Ekspansi NEV ke Pasar Global
Fair2Care: Canton Fair Luncurkan International Medical Experience untuk Pertama Kalinya
AITO Umumkan Ekspansi ke Pasar Eropa pada 2027 di Ajang Paris Motor Show
OJI Group Ekspansi ke Asia Tenggara, Bangun Pabrik Kemasan Aseptik US$110 Juta
Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Malou Oheix dari Prancis Raih Juara Satu pada Kompetisi Vokal Jazz Internasional Herbie Hancock Institute 2026 di Fondation Louis Vuitton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:27 WIB

CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data AI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:24 WIB

LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor Pertambangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:19 WIB

FORTHING Perkenalkan Seri TK di Eropa, Buka Babak Baru dalam Ekspansi NEV ke Pasar Global

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Fair2Care: Canton Fair Luncurkan International Medical Experience untuk Pertama Kalinya

Berita Terbaru